Mengenai Jenis – Jenis Wire Rope dan kegunaannya

Wire Rope atau yang lebih di kenal dengan sebutan Sling/ seling adalah alat yang terbuat dari tali baja yang terbentuk dari beberapa lapisan tali baja yang dipilin membentuk strand, lalu strand tersebut dipilin mengelilingi Core untuk membentuk satu kesatuan utuh yang bernama wire rope ini.

wire rope

Wire Rope mempunyai peranan penting dalam bidang industri khususnya industri alat berat, contohnya : industri perkapalan, Perikanan, Oil and Gas, dll . Wire Rope sendiri biasa di pergunakan untuk mengangkat, menarik dan mengikat benda atau beban yang berat.

Biasanya semakin banyak jumlah wire didalam strand maka akan membuat ukuran individual wire tersebut menjadi lebih kecil sehingga wire rope lebih flexible, sebaliknya semakin sedikit jumlah wire di dalam strand membuat ukuran wire menjadi lebih besar sehingga wire rope menjadi lebih kaku. Wire Rope yang flexible mempunyai daya tahan terhadap tekukan atau lekukan sehingga cocok digunakan pada crane. Wire rope dengan ukuran individual wire yang besar mempunyai ketahanan terhadap gesekan yang baik sehingga sesuai digunakan untuk menarik.

Mengenai Wire Rope :

  • Core atau inti dari wire rope umumnya terdiri dari tiga bahan antara lain :
  1. Fibre Core (FC) / Tali Plastik.
  2. Hemp Core (HC) / Tali Manila.

Wire Rope dari jenis Fibre Core dan Hemp Core adah Wire Rope yang memiliki spesifikasi Fleksibel dan lentur dan tahan terhadap tekukan dan hentakan, sehingga lebih cocok digunakan untuk aplikasi lifting yang menggunakan block ataupun crane, karena adanya rotasi yang membuat wire rope tertekuk secara terus menerus. Contoh lainnya yaitu aplikasi untuk mengangkat Elevator atau lift.

  1. Wire Core (IWRC)/ Kawat Baja. Wire Rope dengan karakteristik yang kebih kaku, tahan terhadap hentakan dengan breaking load yang lebih besar sehingga sangat cocok di aplikasikan terhadap berat
  • Cara Mengukur Wire Rope adalah dengan mengunakan Sigmat dengan mengukur diameterny. Ukuran diameter wire rope dinyatakan dalam mm atau inch dan Faktor yang mempengaruhi ukuran wire rope adalah besarnya sheave yang dilalui wire rope dan beban yang akan digerakkan oleh wire rope.

Jenis Wire Rope

  • Jenis Wire Rope berdasarkan arah putaran nya. Putaran menunjukkan arah strand wire rope diputar mengelilingi Core.
    • Wire rope strand yang diputar searah jarum jam disebut Putaran Kanan atau Right Hand Regular Lay disingkat (RHRL)/ Right Hand Lang Lay ( RHLL )/ Right Hand Alternate Lay ( RHAL ) Berdasarkan namanya, Wire Rope putaran kanan adalah wire rope yang memiliki strand memutar kekanan membentuk huruf Z dan Sering disebut dengan Z lay
    • Sebaliknya strand yang diputar berlawanan arah jarum jam disebut Putaran Kiri atau Left Hand Regular Lay (LHRL)/ Left Hand Lang Lay ( LHLL )/ Left Hand Alternate Lay ( RHAL ) Berdasarkan namanya, Wire Rope putaran kiri adalah wire rope yang memiliki strand memutar kekiri membentuk huruf S, Sering disebut dengan S lay.
  • Jenis Wire Rope berdasarkan arah susunan dan aplikasinya dapat dibedakan menjadi dua bagian yaitu :
    • Wire Rope kontruksi Cross Lay /Standar. Aplikasi konstruksi jenis ini cenderung kurang lentur biasanya di aplikasikan pada saat Towing dan Mooring dimana dibutuhkan kekuatan terhadap gentakan.
    • Wire Rope konstruksi Paralel Lay. Aplikasi konstruksi jenis ini cenderung lebih lentur dan biasanya di aplikasikan saat logging, lifting, ringginh dan gondola dimana dibutuhkan kelenturan dari wire rope agar dapat meengatasi seringnya terjadi penekukan terhadap wire rope pada saat pengunaan di aplikasi ini.

Finishing

Berikut 2 type dalam finishing wire rope antara lain : Bright/Ungalvanis dan Galvanis
Wire rope galvanis permukaan luarnya berwarna putih karena dilapisi zinc. Keuntungannya lebih tahan karat daripada wire rope ungalvanis. Daan harga jauh lebih mahal divandingkan dengan wire ropw ungalvanis karena wirw rope ungalvanis umumnya tidak tahan terhadap karat

  • Grade

Wire rope diproduksi berdasarkan beberapa grade. Dan setiap grade memberikan kombinasi tensile strength, kekerasan, ketahanan terhadap gesekan dan tekukan yang berbeda-beda. Biasanya Standard industri yang banyak dipakai untuk menentukan grade adalah A.P.I (American Petroleum Institute) dan JIS (Japan Industrial Standard).

  • Lubrikasi

Lubrikasi pada wire rope berfungsi untuk mencegah karat dan mengurangi gesekan antar strand dan wire didalam wire rope sehingga memperpanjang usia wire rope tersebut.
Empat jenis lubrikasi yang umum pada wire rope:

  1. Dry Tanpa gemuk hanya dilapisi minyak ringan dibagian dalam core dan strand.
  2. Gemuk ringan, warna coklat kekuningan biasa diaplikasikan pada wire rope galvanis.
  3. Gemuk
  4. Gemuk hitam pekat, memberi proteksi yang baik terhadap karat. Ideal digunakan di laut.

Kegunaan Wire Rope :

Wire Rope mempunyai peranan sangat penting dalam industri khususnya industri alat berat, berikut kegunaan wire rope dalam industri :

  1. Industri Perkapalan

– Wire rope digunakan sebagai komponen crane agar dapat beroprasi untuk mengangkat beban.

– Wire rope digunakan untuk dibuat sling untuk mengangkat barang.

– Wire rope digunakan untuk menambat atau mooring agar kapal dapat bersandar.

– Wire rope digunakan untuk menarik atau towing ( menarik kapal tongkang atau kapal yang sedang rusak, dll ).

– Wire rope digunakan untuk Dredging atau pengerukan.

– Wire rope digunakan untuk mengikat barang atau lashing.

  1. Industri Perikanan

Wire Rope digunakan untuk menarik Trawl atau jala.

  1. Industri Oil and Gas

Sebagai Drilling Line ( Menarik dan mengulur Bor ).

  1. Industri Mining

– Shovel

– Clamshell atau Grab

  1. Industri Konstruksi

– Jembatan

– Tower Crane

– Elevator

– Paku bumi

  1. Industri Telekomunikasi

– Guy Wire (Menstabilkan Tower atau Antena )

  1. Industri Logging

– Menarik dan mengikat kayu.

  1. Industri Gondola.
Share